Untuk mewujudkan disiplin pendidik yang kuat, rasa tanggung jawab, semangat kerja yang tinggi, berinisiatif.
TATA TERTIB GURU PENDIDIK
I. T U G A S
1. Setiap guru harus melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan
    jadwal pelajaran.
2. Guru yang lalai melaksanakan tugasnya harus dipertanggung jawabkan
    kepada kepala sekolah dan mendapat sanksi sesuai berat-ringannya  
kelalaian
    itu.
3. Seorang guru yang tidak dapat hadir karena sakit dalam tiga hari lebih,  
harus
    dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter.
4. Ketidakhadiran dalam satu hari atau lebih harus dengan pemberitahuan dan
    mengirimkan bahan pelajarannya agar dapat dibantu oleh Guru piket
    sehingga proses belajar mengajar tidak terhalang dan target kurikulum tidak
    terganggu.
5. Absen guru diambil setiap hari dan guru wajib menandatangani daftar hadir.
6. Jika sakit dalam sebulan lebih, maka Kepala Sekolah mencari guru  
    pengganti.

II. KURIKULUM :
Guru harus bertanggung jawab penuh bagi bidang studi yang diajarkannya :
1. Menyiapkan perangkat pembelajaran
2. Mengisi buku catatan/persiapan kelas
3. Meneliti absen siswa
4. Mengadakan Ulangan Harian minimal 3 x dalam satu semester,  
ulangan tengah dan akhir semester, serta mengadakan tugas-tugas  
ko-kurikuler dan nilai tersebut dilaporkan kepada wakil kepala  
sekolah urusan kurikulum sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
5. Membuat soal untuk Ulangan Tengah dan Akhir Semester dan  
menyerahkannya kepada wakil kepala sekolah urusan kurikulum  
untuk diperbanyak.
6. Menyerahkan laporan Target Kurikulum dan Daya Serap menjelang  
akhir semester pada wakil kepala sekolah urusan kurikulum.
7. Menambah pengetahuannya dengan membaca buku, terutama yang  
berhubungan dengan mata pelajaran yang diajarkan.

III. WALI KELAS
Selain sebagai guru mata pelajaran, harus lebih bertanggung jawab  
terhadap kelasnya :
1. Tata Tertib, terutama 6K agar terlaksana dalam kelasnya
2. Pakaian seragam, lencana OSIS, jangan ada yang berambut gondrong  
(pria)
3. Mendorong anak didiknya berdaya kreasi, rasa kebersamaan,  
kompetisi yang sehat, dan cinta almamater.
4. Bekerja sama dengan Guru BP dalam membina pribadi siswa.
5. Mengisi daftar kelas dan rapor
6. Membantu dalam kelancaran uang iyuran komite oleh siswanya
7. Bekerja sama dengan bidang kesiswaan, mendata siswanya untuk  
mengikuti minimal 1 kegiatan ekstra kurikuler.

I. GURU PIKET   
Bertanggung jawab langsung kepada Kepala Sekolah dalam hal :
1. Keamanan, ketertiban dan kebersihan kelas/sekolah.
2. Memeriksa/menertibkan siswa yang terlambat dan yang bolos/cabut.
3. Mengisi jam pelajaran dalam kelas bagi guru yang tidak hadir.
 
II. GURU BIMBINGAN DAN PENYULUHAN
1. Meneliti pribadi siswa melalui daftar/buku BP secara langsung.
2. Mengadakan penyuluhan/bimbingan.
3. Terlaksananya tata tertib siswa.
4. Mendata kehadiran siswa
5. Memanggil orangtua siswa yang bermasalah


III. TUGAS UTAMA
1. Siswa yang terlambat tidak dibenarkan masuk sebalum ada izin Guru  
Piket
2. Jika siswa melanggar peraturan, misalnya : pakaian tidak seragam,  
rambut gondrong, dan lain-lain, harus menghadap Guru Piket untuk  
mendapat peringatan dan tercatat dalam Buku Kasus, kemudian  
ditindak lanjuti oleh Guru BP dan Staf Wakil Kepala Sekolah urusan  
Kesiswaan.
3. Siswa yang tidak mengerjakan tugas rumah/malas belajar, harus  
mendapat perhatian yang utama dan jika perlu mendapat hukuman  
tegas.

IV. KETENTUAN KHUSUS
Pendidik menjadi pola panutan/teladan yang baik bagi anak didik,  
maka:
1. Berakhlak yang baik, budi pekerti yang luhur.
2. Pakaian yang sopan dan bersih.
3. Kerapian rambut (tidak gondrong bagi guru pria)
4. Hadir tepat waktu.
5. Tidak merokok di Lingkungan Sekolah.
6. Ikut bertanggung jawab agar terlaksananya tata tertib/disiplin  
sekolah.
7. Kesiapan bekerja sama demi kemajuan sekolah dan anak didik, turut  
menjaga nama baik sekolah di tengah-tengah masyarakat.